8.9.14

Ringkasan Kuliah 1~ PENGANTAR ILMU KONSUMEN.

 Oke sekarang tak terasa sudah tingkat dua, kumis pun keliatan udah bertebaran sampai bulu telinga (engga deng canda)


Jadi gini, saya dengan kesempatan yang ada akhirnya mengambil mata kuliah sc dari fema. Mata kuliahnya pergantar ilmu konsumen. Nah itu ilmu tentang teknik makan-makan gitu deh, cara gmn bisa klo beli makan tapi bukan diabisin sama orang lain | engga deng canda.-. Singkat cerita, dosennya ngasih tugas gitu deh bla bla bla.... Nah tugasnya apa? Yap! Nge-blog!

Oke singkat cerita lagi isi postnya itu ringkasan kuliah. Oke cekidotttt dibawah~

Perilaku konsumen secara sederhana ialah studi tentang unit pembelian dan proses-proses pertukaran yang terjadi dalam mengkonsumsi suatau barang atau jasa. Baik sebelum dan sesudah mengkonsumsi suatu barang atau jasa. “Sebelum” itu meliputi mencari, menawar, dan membandingkan dengan barang yang lain. “Sesudah” meliputi memanfaatkan, kegunaan, dan kepuasan yang terkait barang yang sudah dikonsumsi. Sebenarnya ilmu perilaku konsumen itu tidak terlepas dari aktivitas kehidupan kita sehari-hari. Studi cakupan utama pun tidak terlepas dari Apa yang kita beli?; Berapa banyak yang kita beli?; Mengapa kita membeli?; Kapan kita membeli?; Dimana kita membeli?

Secara tujuan ilmu yang kita pelajari ini membahas pula agar kita menjadi konsumen yang cerdas, perilaku dalam mengkonsumsi dan sebagainya.  Muncul trend ini juga merupakan bahasan yang dipelajari dalam ilmu perilaku konsumen. Seperti muncul trend selfie, tongsis atau tongkat narsis, k-pop dan sebagainya. Sehingga suatu barang akan menjadi booming atau memiliki nilai jual yang tinggi akibat trand yang sedang terjadi.

Trend ini juga tidak terlepas dari era globalisasi yang sedang menyelimuti bumi ini. Semakin mudahnya akses oarang untuk berpergian, mengkonsusmsi surat kabar, mendapatkan berita-berita yang cepat dari tempat yang nan jauhnya seperti aksesi internet menjadi penyebab trend yang terjadi di sekitar kita.
Globalisasi menyebabkan persamaan behavior orang-orang atau consumer. Efeknya pun dapat kita lihat sehari-hari seperti batas budaya dan geografis berkurang perilaku konsumen, perilaku konsumen semakin seragam, dan memakai pakaian dan aksesoris yang sama.

Apa efek dari globalisasi ini dan trend yang terjadi? Perhatikan saja jika saudara pergi ke luar negri seperti Korea.  Kita tahu beberapa tahun ini negara Indonesia sedang trend masalah k-pop, film korea, dan segalanya yang berbau korea. Hal tersebut menyebabkan negara Korea memiliki daya tarik turis yang cukup tinggi khususnya dari turis Indonesia.

Kedatangan turis Indonesia yang cukup tinggi ini membuat produsen makanan di pinggir  jalan-jalan negara Korea banyak melabelkan restoran-restoran mereka bersertifikat halal. Hal ini dalam rangka menarik konsumer-konsumer Indonesia yang mayoritasnya beragama islam. Apalagi dalam masalah makanan yang notabanenya adalah kebutuhan primer alias kebutuhan kenyang ketika lapar. Secara tidak langsung para produsen membentuk mind set para calon konsumer mereka. Sebenarnya Orang indonesia lebih heboh masalah agama dalam hal makanan ketimbang culture agama masing-masing. Oke sekian dari saya yaah, selamat makan semuaaaa (?)

End. End